Tani

Sabtu, 23 Februari 2013

Tips Mencegah Kemarahan Balita



Sulit melihat perubahan Anda dari bayi menjadi balita, yang biasanya tenang dan bahagia menjad berantakan, berteriak, menangis, mengamuk dan melempar. Setelah balita mulai bisa marah, sulit untuk menenangkan anak Anda dengan mengikuti kemauan Anda. Karena itu, sering kali lebih mudah untuk mencegah balita mengamuk daripada  menghentikan balita mengamuk. Berikut adalah tips sederhana untuk membantu mencegah amukan balita:
Berikan rutinitas: Untuk balita, dunia dapat menjadi tempat yang sangat luar biasa. Memberikan anak Anda rutinitas sehari-hari dapat membawa anak Anda pada rasa prediktabilitas dan ketertiban. Balita sering menyambut rutinitas dengan senang.
Pastikan kebutuhan makanan balita Anda : Yang satu ini tampak jelas, namun beberapa kali orang tua terburu-buru atau menunda memberi makan balita atau tidur siang untuk menyelesaikan suatu urusan? Seorang balita yang kelelahan atau lapar sangat rentan untuk marah-marah dan menagamuk. Lakukan yang terbaik untuk memastikan balita Anda tidak pernah mengalami kelaparan atau kelelahan.
Berikan perhatian : Pergi keluar dengan balita Anda untuk menghabiskan waktu khusus bersama. Bermain blok bersama-sama, membaca buku bersama-sama atau makan malam bersama. Sebagai orang dewasa, kita sering dapat menangani pasang surut kehidupan yang lebih baik ketika kita memiliki seseorang yang ada untuk kita, begitupun balita biarkan anak Anda tahu dia adalah prioritas dalam hidup Anda.
Pujilah setiap langkah positifnya : pujian dapat memberi keajaiban! Ketika mencoba untuk menghindari amukan, cara terbaik yaitu memuji setiap langkah kecil balita Anda yang dilakukan secara positif. Misalnya, balita Anda biasanya merajuk untuk mengambil sepatu  tetapi kali ini dia tidak merajuk, hal ini menunjukkan kemajuan. Katakan sesuatu seperti, "Wow! Anda melakukan pekerjaan yang baik dengan mengambil sepatu Anda pada pagi ini! Saya sangat bangga padamu!" Anda membuat pernyataan optimis dan menyenangkan. Balita secara alami ingin menyenangkan orangtua mereka, sehingga butuh waktu untuk memberitahu mereka ketika mereka melakukan pekerjaan dengan baik!
Harapan : Tanpa bimbingan, balita Anda tidak memiliki cara untuk mengetahui apa yang dapat diterima secara sosial. Bantu balita Anda dengan menetapkan harapan sebelum dia memasuki keadaan yang tidak familiar. Misalnya, jika Anda pergi ke restoran, beritahu anak Anda agar tidak berlari atau berteriak. Katakan sesuatu seperti ini, "Kita akan makan di sebuah restoran, ketika kita berada di restoran, kita tidak boleh berlari-lari atau berteriak, kita harus duduk dan kita harus bicara pelan.

Jumat, 22 Februari 2013

Tips Anak Sehat



Jika Anda tidak mulai menerapkan kebiasaan makan sehat pada anak Anda dari saat mereka lahir, kemungkinan Anda akan bertanya seperti ini, "Bagaimana saya bisa memiliki anak yang sehat?" Kabar baiknya adalah bahwa banyak orang tua mengajukan pertanyaan ini, sehingga hal ini menunjukkan minat dan kepedulian terhadap kesehatan anak-anak mereka.
Jika orangtua melihat perlunya perubahan dan bersedia untuk mewujudkannya, mereka akan segera memulai perubahan tersebut dengan tekad dan cinta mereka kepada anak-anak meraka. Ingat bahwa memperbaiki gizi anak dan meningkatkan aktivitas fisik mereka adalah sebuah proses. Semakin besar seorang anak, semakin kuat perlawanan mereka.
Pertama, Anda harus mengevaluasi gaya hidup keluarga Anda dan melihat di mana Anda dapat membuat perubahan dengan mudah. Apakah anak-anak Anda makan makanan cepat saji beberapa kali dalam minggu? Apakah mereka menghabiskan waktu berjam-jam di depan televisi? Sangat mudah untuk menghindari mereka makan makanan cepat saji dan mudah untuk membuat aturan ketat tentang menonton TV. Perubahan seperti ini benar-benar akan membuat perbedaan dalam kesehatan keluarga Anda.
Setelah perubahan sederhana dilaksanakan dan anak Anda telah belajar untuk menyesuaikannya, sekarang saatnya untuk mengambil langkah berikutnya. Benar-benar menganalisis kebiasaan makan keluarga Anda. Lihat isi lemari dan kulkas Anda,  apa yang anak-anak dan  Anda konsumsi? Apakah mereka makan cukup buah-buahan, sayuran dan biji-bijian?
Pada titik ini, saatnya untuk mulai mengubah kebiasaan belanja Anda. Beralih dari roti putih dengan roti gandum, dari beras putih ke beras merah dan lain-lain. Secara bertahap berhenti membeli makanan ringan olahan dan makanan penutup sebaiknya membeli lebih banyak buah dan sayuran. Belajarlah untuk membaca label makanan dan menghindari MSG, sirup jagung fruktosa tinggi dan aspartam.
Sementara itu, dorong anak-anak Anda menjadi lebih aktif. Rencanakan kegiatan olahraga yang dapat Anda lakukan bersama-sama sebagai sebuah keluarga, seperti berjalan-jalan, bermain kickball atau mengunjungi kebun binatang. Kegiatan seperti ini akan menguntungkan seluruh keluarga Anda dan akan membuat kenangan besar dalam hidup.
Ini adalah hal yang baik untuk membuat perubahan secara bertahap karena tidak ada yang suka untuk mengubah seluruh hidup mereka dalam semalam. Ikuti langkah demi langkah untuk memulai proses memiliki anak yang sehat. Orang tua harus mempunyai tekad yang kuat untuk memulainya, jika Anda menyayangi anak Anda, pasti Anda juga bersedia untuk membuat perubahan hidup sehat.  Anak yang sehat membutuhkan orangtua yang sehat.

Kamis, 21 Februari 2013

Apakah Anak Anda Nakal?



Anak-anak bisa nakal karena mereka ingin bermain dan bersenang-senang sepanjang waktu. Anak-anak cepat bosan sehingga mereka perlu aktivitas yang banyak bergerak dan banyak stimulasi. Sering kali mereka tidak tahu apa yang harus dilakukan, sehingga mereka membutuhkan pengawasan, kalau tidak mereka akan melakukan hal-hal yang dilarang. Seperti spons, mereka menyerap apa yang ada di sekitar mereka dengan cara menyalin dan meniru. Jadi, jika orang tua berperilaku buruk maka anak-anak akan berperilaku buruk dan mengambil karakteristik orangtua mereka.
Orangtua perlu fokus pada perkembangan anak dan tidak mengambil cara mudah dengan hanya meletakan mereka di depan TV, internet atau konsol game. Sikap kebanyakan orang adalah bahwa mereka ingin menikmati hidup dan mereka tidak mau menanggung penderitaan dan kesulitan. Jadi apa yang mereka lakukan? Dalam rangka membuat hal-hal mudah bagi diri mereka sendiri, mereka menyalakan TV. Dan apa yang terjadi adalah bahwa anak-anak mereka menonton TV atau melakukan sesuatu yang tidak berguna sepanjang hari. Ada juga kecenderungan orang tua mempekerjakan pengasuh untuk menemani anak-anak mereka. Jadi orang tua benar-benar merasa nyaman meninggalkan anak-anak mereka dengan orang asing? Tampaknya banyak orangtua yang bersungguh-sungguh menikmati diri mereka sendiri bahkan mereka pergi sepanjang hari untuk mencapai tujuan mereka.
Perkembangan anak adalah sesuatu yang harus jadi perhatian orang tua bukan sekedar membersihkan muntah anak di karpet. Tak pelak anak akan tumbuh menjadi orang dewasa dan akan menjadi anggota masyarakat yang aktif. Mereka perlu memiliki keterampilan sosial yang baik dan mampu berbicara serta berkomunikasi secara efektif. Peneliti perkembangan anak telah menyebutkan bahwa pendidikan harus menarik dan prosesnya menyenangkan. Tapi masalahnya adalah bahwa banyak kasus yang terjadi, dimana bermain lebih ditekankan daripada belajar.
Seorang anak tumbuh dengan sangat cepat, sehingga kita sebagai orang tua harus menggunakan waktu ini dengan sebaik-baiknya agar anak dapat tumbuh dan berkembang dengan perilaku yang positif. Waktu anak-anak tumbuh tidak dapat di ulang kembali dan kita tidak akan mendapatkan kesempatan kedua untuk memperbaiki mereka. Harus ada perbedaan yang jelas antara belajar dan bermain, dan keduanya tidak boleh dicampur atau dikombinasikan karena ini belum terbukti efektif. Seperti pepatah, "ada waktu untuk bermain dan ada waktu untuk belajar".
Pada akhirnya, terlepas dari faktor-faktor lain, anak-anak kita akan menjadi apa yang kita contohkan dan ajarkan kepada mereka dan mereka akan menjadi anak-anak yang nakal jika kita tidak fokus membesarkan mereka.

Sabtu, 16 Februari 2013

Memperluas Dunia Anak Melalui Membaca Buku Multikultural



Membaca untuk anak-anak kita adalah cara yang bagus untuk membantu mereka mengembangkan pemahaman tentang dunia mereka. Tapi, apakah kita berpikir tentang apa yang kita baca kepada mereka akan dapat memperluas dunia mereka? Membaca buku-buku tentang budaya dan ras adalah cara yang bagus untuk memperkenalkan anak Anda ke dunia mereka.
Anda tidak tahu bagaimana caranya? Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda jadikan panduan:
 Pertama, pilih sebuah buku yang berisi gambar orang yang tidak sama seperti anak Anda. Kenapa? Nah, kita tidak hidup di dunia yang buta warna, dan membaca buku-buku yang menunjukkan ras lain adalah salah satu cara untuk membantu anak-anak kita menghormati dan menghargai orang-orang dari semua warna.
Kedua, mengajukan pertanyaan kepada anak Anda. Misalnya, apakah ada kesamaan antara anak Anda dengan karakter dalam buku? Apakah ada perbedaan? Jika demikian, Anda dapat mendiskusikan perbedaan tersebut. Apakah warna kulit karakter gelap atau lebih terang? Jika demikian, jelaskan kepada anak Anda bahwa ada orang-orang dengan berbagai warna kulit di seluruh dunia. Beritahu anak anda bahwa ia akan menghadapi orang-orang dari semua warna berbeda dan penting untuk menghargai dan menghormati perbedaanserta mensyukuri kesamaan.
Jika Anda membaca sebuah buku yang menggambarkan gaya hidup dan budaya anak-anak dari negara lain atau bahkan benua lain, gunakan kesempatan ini untuk memberikan pemahaman kepada anak Anda tentang budaya baru. Apa hidangan tertentu yang dimakan anak-anak di daerah ini? Cobalah online dan mencari resep makanan yang dimakan anak-anak di daerah tersebut lalu Anda dan anak Anda dapat membuat serta menikamti bersama-sama makanan tersebut . Jelaskan bahwa anak-anak dari negara yang dijelaskan dalam buku memakan makanan seperti ini.
Yang paling penting, menjadi kreatif. Anak-anak menyukai pengalaman baru, dan membaca buku adalah cara yang bagus untuk mengajak anak Anda ke dunia luar.

Kamis, 14 Februari 2013

Berapa Banyak Susu Yang Harus Diminum Anak?

Sebelum dilakukan penelitian, tidak ada yang bisa tahu secara pasti seberapa banyak anak kecil harus meminum susu setiap harinya. Bahkan dokter anak pun tidak mengetahui ukuran tepatnya. Kita tahu bahwa selain dapat membantu pertumbuhan tulang pada anak serta membuatnya tetap sehat, susu juga dapat membuat anak bermasalah dengan naiknya berat badan.

Terlalu banyak memberikan susu dapat membuatnya mengalami masalah kegemukan, begitu pula sebaliknya jika anak kurang mendapat asupan susu yang dibutuhkan tiap harinya maka dapat mengganggu proses pertumbuhan dan kecerdasan anak. Oleh sebab itu pemberian jumlah susu yang ideal benar-benar menjadi hal yang sangat penting untuk diketahui oleh para orang tua.

Berkaitan dengan hal ini, para ilmuan di kanada melakukan sejumlah penelitian untuk mengetahui seberapa banyak susu yang dibutuhkan anak kecil setiap harinya. Penelitian yang dilakukan melibatkan lebih dari 1300 anak kecil di negara tersebut, para ilmuan mengumpulkan semua data terkait pola makan dan segala aktifitas yang dilakukan para pesertanya.

Dari proses ini, mereka mengambil sampel darah untuk kemudian diteliti tingkat vitamin D dan zat besi dalam darah tersebut. Kenapa vitamin D? Karena vitamin ini lebih banyak ditemukan pada susu. Hasil penelitian yang mereka dapatkan kemudian dipublikasikan  7 hari yang lalu dalam jurnal Pediatrics.

Setelah menyesuaikan dengan faktor tubuh yang lain, para ilmuan memutuskan bahwa dua cangkir susu adalah jumlah yang paling ideal untuk anak-anak. Ukuran ideal ini dibutuhkan untuk dapat memberi asupan sekaligus mempertahankan vitamin D tanpa harus mempengaruhi zat besi pada anak, meskipun begitu ada sedikit perbedaan berkenaan dengan banyaknya susu yang harus diberikan.

Perbedaan yang dimaksud adalah jumlah ideal tersebut sangat bergantung pada pigmentasi kulit, index massa tubuh serta musim yang sedang dijalani. Bagi anak yang berkulit lebih gelap setidaknya dibutuhkan 3 sampai 4 cangkir susu setiap harinya untuk memastikan agar anak tersebut mendapat asupan vitamin D dalam jumlah yang benar saat musim dingin.
Selain itu, mereka juga menganjurkan para orang tua agar tidak memberikan botol berisi susu pada si kecil. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari bahaya obesitas yang rentan menyerang anak kecil.


Sumber artikel http://www.janggleng.com/berapa-banyak-susu-yang-harus-diminum-anak.html

Jumat, 08 Februari 2013

Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Anak

1. Faktor Keturunan
Keturunan memiliki peranan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Ia lahir ke dunia ini membawa berbagai ragam warisan yang berasal dari kedua Ibu-Bapak atau nenek dan kakek. Warisan (turunan atau pembawaan) tersebut yang terpenting, antara lain bentuk tubuh, raut muka, warna kulit, inteligensi, bakat, sifat-sifat atau watak dan penyakit.

 a. Bentuk Tubuh dan Warna Kulit
Salah satu warisan yang dibawa oleh anak sejak lahir adalah mengenai bentuk tubuh dan warna kulit. Misalnya ada anak yang memiliki bentuk tubuh gemuk seperti ibunya, wajah seperti ayahnya, rambut keriting dan berwarna kulit putih seperti ibunya. Bila anak yang berpembawaan gemuk seperti ini, bagaimanapun susah hidupnya nanti, dia sukar menjadi kurus, tetapi sebaliknya sedikit saja ia makan, akan mudah menjadi gemuk. Demikian juga dengan rambut keriting, bagaimanapun berusaha untuk meluruskannya akhirnya akan kembali menjadi keriting.

b. Sifat-Sifat
Sifat-sifat yang dimiliki oleh seseorang adalah salah satu aspek yang diwarisi dari ibu, ayah atau nenek dan kakek. Bermacam-macam sifat yang dimiliki manusia, misalnya: penyabar, pemarah, kikir, pemboros, hemat dan sebagainya.
Sifat-sifat tersebut dibawa manusia sejak lahir. Ada yang dapat dilihat atau diketahui selagi anak masih kecil dan ada pula yang diketahui sesudah ia besar. Misalnya sifat keras (pelawan atau bandel) sudah dapat dilihat sewaktu masih berumur kurang dari satu tahun, sedangkan sifat pemawah baru dapat diketahui setelah anak lanar berbicara, yaitu sekitar 5 tahun.

c. Bakat
Bakat adalah kemampuan khusus yang menonjol di antara berbagai jenis kemampuan yang dimiliki seseorang. Kemampuan khusus itu biasanya berbentuk keterampilan atau suatu bidang ilmu, misalnya kemampuan khusus (bakat) dalam bidang seni musik, seni suara, olahraga, matematika, bahasa, ekonomi, teknik, keguruan, sosial, agama, dan sebagainya. Seseorang umumnya memiliki bakat tertentu yang terdiri dari satu atau lebih kemampuan khusus yang menonjol dari bidang lainnya. Tetapi ada juga yang tidak memiliki bakat sama sekali, artinya dalam semua bidang ilmu dan keterampilan dia lemah. Ada pula sebagian orang memiliki bakat serba ada, artinya hampir semua bidang ilmu dan keterampilan, dia mampu dan menonjol. Ornag seperti itu tergolong istimewa dan sanggup hidup di mana saja.

Bakat (kemampuan khusus) sebagaimana halnya dengan inteligensi merupakan warisan dari orang tua, nenek, kakek dari pihak ibu dan bapak. Warisan dapat dipupuk dan dikembangkan dengan bermacam cara terutama dengan pelatihan dan didukung dana yang memadai. Seseorang yang memiliki bakat tertentu sejak kecilnya, namun tidak memperoleh kesempatan untuk mengembangkannya sebab tidak memiliki dana untuk latihan, maka bakatnya tidak dapat berkembang. Hal seperti ini dikatakan bakat terpendam.

Pada umumnya anak-anak mempunyai bakat dapat diketahui orang tuanya dengan memperhatikan tingkah laku dan kegiatan anaknya sejak dari kecil. Biasanya anak yang memiliki bakat dalam suatu bidang dia akan gemar melakukan atau membicarakan bidang tersebut.

d. Penyakit atau Cacat Tubuh
Beberapa penyakit atau cacat tubuh bisa berasal dari keturunan, seperti penyakit kebutuhan, syaraf dan luka yang sulit kering (darah terus keluar).
Penyakit yang dibawa sejak lahir akan terus mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani anak.

2.Faktor Luar (eksternal)
Lingkungan merupakan faktor yang sangat menentukan tercapai atau tidaknya potensi bawaan. Lingkungan yang cukup baik akan memungkinkan tercapainya potensi bawaan, sedangkan yang kurang baik akan menghambatnya. Lingkungan ini merupakan bio-fisiko-psiko-sosial yang mempengaruhi individu setiap hari, mulai dari konsepsi ssampai akhir hayatnya.








Senin, 04 Februari 2013

Pemberian Makanan Bergizi Anak Pra Sekolah

Jika Anda memintanya, seorang anak 4-6 tahun mungkin mau mencoba makanan-makanan baru – khususnya jika Anda memakan makanan yang sama. Tidak ada yang salah dalam menghidangkan makanan yang disukai anak Anda, namun pastikan untuk menghidangkan beragam makanan yang memperluas selera anak Anda. Jangan jatuh ke dalam perangkap menyediakan makanan yang berbeda khususnya untuk anak Anda – sebelum Anda mengetahuinya, Anda akan menyediakan dua kali makan malam setiap hari. Lebih baik menyediakan serangkaian makanan, meskipun anak Anda kadang-kadang menolak memakan sesuatu yang ada di atas piring. Normal menginginkan anak Anda makan pada waktu makan malam, namun juga penting untuk mengetahui bahwa tidak makan satu kali tidak akan membahayakan anak yang sehat. Bila anak Anda menolak memakan makanan atau kudapan yang biasa dan kemudian kembali ke dapur setelah makanan habis untuk minta sesuatu buat dimakan, katakan kepadanya secara menyenangkan bahwa makanan atau kudapan berikutnya akan disediakan pada waktu yang biasa.
Anak-anak tidak akan kelaparan dalam waktu yang singkat itu dan akan belajar memperhatikan jadwal makan mereka.
Ini adalah waktu yang baik untuk mengajarkan kepada anak Anda bagaimana menghidangkan makanan untuk dirinya sendiri dan menggunakan keterampilan-keterampilan bahasa seperti ‘tolong’ dan ‘terima kasih’ ketika minta makanan. Anak-anak 4-6 tahun juga senang membantu di dapur dan membereskan meja.

Makanan yang cocok untuk anak 4-6 tahun:

  • Ganti makanan-makanan bergizi rendah dan berkalori tinggi (kue kering, permen, keripik dan minuman ringan) dengan makanan-makanan bergizi tinggi
  • Sediakan buah-buahan dan sayur-sayuran mentah (cobalah potongan-potongan tipis zukini, paprika, seledri dan wortel yang disajikan dengan keju lembut, olesan yoghurt atau bumbu kuah selada rendah lemak)
  • Minum jus 100% buah-buahan dan sayur-sayuran asli ketimbang minuman-minuman dan soda-soda buah artifisial tinggi gula dan rendah gizi
  • Simpan persediaan kudapan cepat dan bergizi yang mudah diambil untuk anak-anak yang lapar dan bila Anda kekurangan waktu
  • Berikan zat-zat gizi yang diperlukan dengan menghidangkan buah-buahan, yoghurt dan puding
  • Hindari memberikan makanan pencuci mulut sebagai hadiah atau insentif untuk makan

Membentuk kebiasaan makan sehat seumur hidup:

  • Ajarkan kepada anak Anda bahwa nutrisi dan makanan sehat mempengaruhi pertumbuhan dan kesehatan
  • Semangati anak-anak untuk mencoba makanan-makanan baru.
  • Mengelola pertambahan berat badan dengan menyarankan olahraga dan bukan kegiatan banyak duduk seperti menonton televisi
  • Menggunakan panutan orang terkenal untuk mendorong makan makanan sehat
  • Mengizinkan anak-anak membantu memilih dan mempersiapkan makanan mereka (menyobek selada) dan mempersiapkan tata cara makan (membereskan meja)
  • Membuat jadwal untuk makanan dan kudapan sehari-hari guna membatasi makan sepanjang hari dan mematuhi waktu-waktu makan yang biasa untuk seluruh keluarga.
  • Jadilah panutan yang sebaik mungkin untuk anak-anak Anda
  • Duduklah bersama anak Anda karena anak-anak pada umumnya makan lebih baik bila ada orang dewasa duduk bersama mereka
  • Bersabarlah selalu terhadap anak-anak yang lambat makan dan singkirkan pengganggu seperti televisi, mainan atau kegiatan-kegiatan lain
sumber :  http://abbottmama.co.id/nutrition/preschool