Tani

Tampilkan postingan dengan label keluarga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label keluarga. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 Januari 2014

Pendidikan Anak Dalam Keluarga

Pendidikan dalam keluarga adalah tanggungjawab orang tua, dengan peran Ibu lebih banyak. Karena Ayah biasanya pergi bekerja dan kurang ada di rumah, maka hubungan Ibu dan anak lebih menonjol. Meskipun peran Ayah juga amat penting, terutama sebagai tauladan dan pemberi pedoman. Kalau anak sudah mendekat dewasa peran Ayah sebagai penasehat juga penting, karena dapat memberikan aspek berbeda dari yang diberikan Ibu. Oleh karena hubungan Ayah dan anak terbatas waktunya, terutama di hari kerja, maka Ayah harus mengusahakan agar pada hari libur memberikan waktu lebih banyak untuk bersama dengan anak.

Jika penghasilan keluarga tergantung pada penghasilan Ayah yang kurang memadai untuk kehidupan keluarga dapat menimbulkan persoalan pendidikan yang tidak sedikit. Ada pendapat berbeda tentang pendidikan dalam keluarga, yaitu tentang pemberian kebebasan kepada anak. Ada yang berpendapat bahwa sebaiknya sejak permulaan diberikan kebebasan maksimal kepada anak. Dalam hal ini faktor pendidikan kepada anak sudah berakhir sebelum anak itu dewasa. Dalam kenyataan terbukti bahwa keluarga yang menerapkan pendidikan keluarga dapat menghasilkan pribadi-pribadi anak yang menjadi baik. Pendidikan dalam keluarga dapat memberikan pengaruh besar terhadap karakter anak. Sebab itu kunci utama untuk menjadikan pribadi anak menjadi baik yang terutama terletak dalam pendidikan dalam keluarga.

Dan karakter yang ditumbuhkan adalah faktor yang amat penting dalam kepribadian anak, karena banyak mempengaruhi prestasi dalam berbagai bidang. Ilmu pengetahuan dan kemampuan teknik adalah penting untuk pencapaian keberhasilan, tetapi tidak akan mampu mencapai hasil maksimal kalau tidak disertai karakter. Hal itu terutama karena pada waktu ini faktor karakter kurang menjadi perhatian dalam penyelenggaraan pendidikan. Ini semua harus menjadi salah satu hasil penting usaha pendidikan, baik pendidikan dalam keluarga, pendidikan sekolah maupun pendidikan dalam masyarakat. Akan tetapi karena pendidikan pada anak paling dulu dilmulai dalam pendidikan dalam keluarga, maka pendidikan dalam keluarga yang seharusnya memberikan dasar yang kemudian diperkuat dan dilengkapi dalam pendidikan sekolah dan pendidikan dalam masyarakat.

Akhirnya memang tergantung pada para orang tua sendiri apakah pedoman itu dilaksanakan atau tidak. Akan tetapi karena secara alamiah orang tua ingin anaknya menjadi baik dan sukses, maka banyak kemungkinan orang tua akan berusaha menerapkan pedoman itu dalam hidup mereka.

Jumat, 10 Mei 2013

Pendidikan Akhlak Anak Dalam Keluarga

Pendidikan akhlak dalam keluarga sangat dibutuhkan untuk menciptakan generasi penerus yang memiliki landasan moral yang baik. Tidak ada seorang anak yang dapat bertumbuh dengna baik ketika dia tidak mendapat pengetahuan akhlak yang baik dalam keluarga.

Seorang anak perlu untuk mendapatkan pengetahuan akhlak melalui interaksi keagamaan dengan anggota keluarga. Pendidikan tidak hanya didapat dari lembaga formal seperti sekolah namun juga dari lembaga terkecil yaitu keluarga. Karenananya dalam lingkup terkecil pendidikan akhlak diperlukan untuk menciptakan karakter anak yang berbudi dan beretika luhur.

Cara terbaik untuk mengenalkan akhlak dalam keluarga adalah melalui pendekatan personal. Sebagai orang tua misalnya, anda bertanggung jawab memperkenalkan nilai-nilai luhur keagamaan pada anak anda. Anak anda membutuhkan figur orang tua yang mampu membimbing dan mengarahkan mereka untuk menjadi pribadi yang memiliki akhlak yang baik dalam kehidupan mereka. Dengan mengajarkan secara langsung anak akan merasakan kedekatan emosional sehingga mampu menyerap ilmu dengan baik.

Anda dapat memulai dengan mengajarkan apa yang ada dalam kitab suci anda kepada anak anda. Ajaran apa yang baik dan mana yang harus diterapkan oleh mereka dalam kehidupan sehari-hari. Cara lain yang dapat anda tempuh adalah dengan menggunakan cerita bergambar agar anak dapat menyerap pembelajaran dengan lebih optimal. Gambar dapat memberikan stimulasi bagi otak untuk menyerap dengan lebih baik. Terapkan pendidikan akhlak dalam keluarga melalui agama sejak dini agar memperoleh hasil yang maksimal.

Rabu, 08 Mei 2013

Tujuan Pendidikan Untuk Anak

Pada dasarnya tujuan pendidikan dalam keluarga adalah menanamkan nilai-nilai kebaikan dalam diri seorang anak sedari kecil. Dalam hal ini tujuan tersebut dapat kita bagi dalam tiga aspek utama, yaitu dari aspek pribadi, moral, dan sosial. Dari aspek pribadi tujuan dari pendidikan adalah mengajarkan kepada anak agar kedepannya menjadi pribadi yang bertanggung jawab. Bertanggung jawab dalam artian anak kelak mampu menjadi individu yang dapat menjaga nama keluarga dan membanggakan bagi kedua orang tua.

Aspek kedua yang dimaksudkan disini adalah dari sisi moral. Pendidikan dalam keluarga penting untuk memberikan bekal moral bagi bagi anak. Keluarga adalah tempat wal pendidikan dimulai. Pendidikan moral dalam keluarga tidak hanya berisi penyampaian mengenai apa yang benar dan apa yang salah. Anak pasti juga akan melihat tingkah laku orang tuanya. Karena itu, sebagai orang tua bersikaplah dengan baik karena anak anda akan meniru perbuatan anda.

Dalam aspek sosial tujuan yang ingin dicapai adalah menciptakan generasi yang berguna tidak hanya bagi dirinya sendiri, namun juga bagi lingkup sosial yang lebih besar. Sedari dini anak telah ditanamkan nilai-nilai luhur agar mampu menjadi pribadi yang baik kedepannya. Bekal yang ditanamkan dari orang tua bertujuan agar anak memiliki kepekaan terhadap lingkungan sekitarnya. Tujuan pendidikan dalam keluarga akan tercapai ketika orang tua juga belajar untuk bertanggung jawab dengan perbuatannya agar semua aspek pembelajaran dapat diterima oleh anak dengan baik.