Tani

Tampilkan postingan dengan label pupuk organik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pupuk organik. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 September 2015

Mengenal Jenis dan Macam Pupuk Organik

Melengkapi tulisan sebelumnya yaitu tentang Definisi Pupuk Organik, maka kali ini kami akn berbagi tentang jenis dan macam pupuk organik, sepeti yang kita ketahui bahwa pemakaian pupuk organik jauh lebih ramah lingkungan, tidak meninggalkan residu kimia seperti pupuk anorgnaik. Dan yang paling penting adalah hasil produksi pertanian dari hasil budidaya pertanian berbasis organik lebih sehat untuk dikonsumsi manusia, di bawah ini kami mencoba merangkum definisi jenis pupuk organik, walaupun tulisan sangat sederhana mudah-mudahn bisa bermanfaat...



Pupuk kandang
Pupuk kandang adalah pupuk yang berasal dari kotoran hewan. Hewan yang kotorannya sering digunakan untuk pupuk kandang adalah hewan yang bisa dipelihara oleh masyarakat, seperti kotoran kambing, sapi, domba, dan ayam. Selain berbentuk padat, pupuk kandang juga bisa berupa cair yang berasal dari air kencing (urine) hewan. Pupuk kandang mengandung unsur hara makro dan mikro.

Pupuk kandang padat (makro) banyak mengandung unsur fosfor, nitrogen, dan kalium. Unsur hara mikro yang terkandung dalam pupuk kandang di antaranya kalsium, magnesium, belerang, natrium, besi, tembaga, dan molibdenum. Kandungan nitrogen dalam urine hewan ternak tiga kali lebih besar dibandingkan dengan kandungan nitrogen dalam kotoran padat.

Khusus pupuk organik cair dari urine hewan kami menyediakan dengan harga yang cukup murah yaitu Rp.7.500/liter, bahan yang digunakan adalah dari urine kambing etawa yang mempunyai kadar N, P dan K lebih besar dari pada yang urine hewan lainnya yang di fermentasi selama 7 X 24 jam. tabel kandungan unsur hara kotoran dan urine bisa dilihat disini. Untuk pembelian di atas 500 liter kami akan memberikan harga khusus.

2. Pupuk hijau
Pupuk hijau adalah pupuk organik yang berasal dari tanaman atau berupa sisa panen. Bahan tanaman ini dapat dibenamkan pada waktu masih hijau atau setelah dikomposkan. Sumber pupuk hijau dapat berupa sisa-sisa tanaman (sisa panen) atau tanaman yang ditanam secara khusus sebagai penghasil pupuk hijau, seperti sisa–sisa tanaman, kacang-kacangan, dan tanaman paku air (Azolla).

Jenis tanaman yang dijadikan sumber pupuk hijau diutamakan dari jenis legume, karena tanaman ini mengandung hara yang relatif tinggi, terutama nitrogen dibandingkan dengan jenis tanaman lainnya. Tanaman legume juga relatif mudah terdekomposisi sehingga penyediaan haranya menjadi lebih cepat.

Pupuk hijau bermanfaat untuk meningkatkan kandungan bahan organik dan unsur hara di dalam tanah, sehingga terjadi perbaikan sifat fisika, kimia, dan biologi tanah, yang selanjutnya berdampak pada peningkatan produktivitas tanah dan ketahanan tanah terhadap erosi.

Kompos
Kompos merupakan sisa bahan organik yang berasal dari tanaman, hewan, dan limbah organik yang telah mengalami proses dekomposisi atau fermentasi. Jenis tanaman yang sering digunakan untuk kompos di antaranya jerami, sekam padi, tanaman pisang, gulma, sayuran yang busuk, sisa tanaman jagung, dan sabut kelapa.

Bahan dari ternak yang sering digunakan untuk kompos di antaranya kotoran ternak, urine, pakan ternak yang terbuang, dan cairan biogas. Tanaman air yang sering digunakan untuk kompos di antaranya ganggang biru, gulma air, eceng gondok, dan azola.

Humus
Humus adalah material organik yang berasal dari degradasi ataupun pelapukan daun-daunan dan ranting-ranting tanaman yang membusuk (mengalami dekomposisi) yang akhirnya mengubah humus menjadi (bunga tanah), dan kemudian menjadi tanah. Bahan baku untuk humus adalah dari daun ataupun ranting pohon yang berjatuhan, limbah pertanian dan peternakan, industri makanan, agro industri, kulit kayu, serbuk gergaji (abu kayu), kepingan kayu, endapan kotoran, sampah rumah tangga, dan limbah-limbah padat perkotaan.

Humus merupakan sumber makanan bagi tanaman, serta berperan baik bagi pembentukan dan menjaga struktur tanah. Senyawa humus juga berperan dalam pengikatan bahan kimia toksik dalam tanah dan air. Selain itu, humus dapat meningkatkan kapasitas kandungan air tanah, membantu dalam menahan pupuk anorganik larut-air, mencegah penggerusan tanah, menaikan aerasi tanah, dan juga dapat menaikkan fotokimia dekomposisi pestisida atau senyawa-senyawa organik toksik. Kandungan utama dari kompos adalah humus. Humus merupakan penentu akhir dari kualitas kesuburan tanah, jadi penggunaan humus sama halnya dengan penggunaan kompos.

Pupuk organik Bokashi
Pupuk organik bokashi adalah pupuk organik yang diproduksi secara profesional dengan menggunakan peralatan yang modern. Perpaduan dari beberapa bahan organik yang telah disebut di atas, sehingga mutu pupuk organik bokashi mencakup fungis dari masing-masing jenis pupuk di atas. Secara umum beberapa manfaat pupuk organik Bokashi, yaitu:
1. Meningkatkan kandungan unsur hara yang dibutuhkan tanaman.
2. Meningkatkan produktivitas tanaman.
3. Merangsang pertumbuhan akar, batang, dan daun.
4. Menggemburkan dan menyuburkan tanah.

Pada umumnya, pupuk organik Bokashi digunakan dengan cara menyebarkannya di sekeliling tanaman, sehingga terjadi peningkatan kandungan unsur hara secara efektif dan efisien bagi tanaman yang diberi pupuk organik tersebut

Untuk lebih jelasnya kami telah menulis secara rinci tentang pupuk organik bokashi disini

Definisi dan Pengertian Pupuk Organik

Pupuk adalah hara tanaman yang umumnya secara alami ada dalam tanah, atmosfer, dan dalam kotoran hewan. Pupuk memegang peranan penting dalam meningkatkan hasil tanaman, terutama pada tanah yang kandungan unsur haranya rendah.
Secara teori pupuk organik merupakan hasil akhir dari peruraian bagian-bagian atau sisa-sisa tanaman dan binatang (makhluk hidup) misalnya pupuk kandang, pupuk hijau, kompos, bungkil, guano, tepung tulang dan lain sebagainya. Pupuk organik mampu menggemburkan lapisan permukaan tanah (top soil), meningkatkan populasi jasad renik, mempertinggi daya serap dan daya simpan air, yang oleh karenanya kesuburan tanah menjadi meningkat.


Penggunaan pupuk organik memberikan manfaat meningkatkan ketersediaan anion-anion utama untuk pertumbuhan tanaman seperti nitrat, fosfat, sulfat, borat, dan klorida, meningkatkan ketersediaan hara mikro untuk kebutuhan tanaman, dan memperbaiki sifat fisika, kimia, dan biologi tanah.

Standar kualitas unsur makro pupuk organik berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian  No.28/SNI/Permentan/OT.140/2/2009 dapat di lihat pada tabel di bawah ini


Agar dapat disebut sebagai pupuk organik, pupuk yang dibuat dari bahan alami itu harus memenuhi berbagai persyaratan, diantaranya :

  1. Zat N atau zat lemasnya harus terdapat dalam bentuk senyawa organik yang dapat dengan mudah diserap oleh tanaman.
  2. Pupuk tersebut tidak meninggalkan sisa asam organik di dalam tanah.
  3. Pupuk tersebut mempunyai kadar senyawa C organik yang tinggi seperti hidrat arang.

Pupuk organik cair merupakan salah satu jenis pupuk yang banyak beredar di pasaran. Pupuk ogranik cair kebanyakan diaplikasikan melalui daun yang mengandung hara makro dan mikro esensial (N, P, K, S Ca, Mg, B, Mo, Cu, Fe, Mn, dan bahan organik). Pupuk organik cair mempunyai beberapa manfaat diantaranya dapat mendorong dan meningkatkan pembentukan klorofil daun.


Sabtu, 12 September 2015

Tabel Kandungan Unsur Hara Urine Hewan

Pertanian dan peternakan keduanya adalah kesatuan yang hampir tidak bisa dilepaskan, keduanya saling membutuhkan, sebelum hadir mesin traktor petani memanfaatkan tenaga hewan untuk membajak tanahnya, begitu juga dengan kotoran padat hewan juga dimanfaatkan sebagai pupuk dan penyubur tanah, begitu juga hewan makanan satu-satunya adalah hasil pertanian baik itu pertanian yang sengaja difokuskan untuk kebutuhan hewan atau rumput dan dedaunan liar.

Nah kali ini kami akan membahas urine beberapa hewan yang bisa dimanfaatkan sebagai alternatif penyedia unsur hara makro dan mikro tumbuhan, selain itu jika kita memanfaatkan urine hewan secara maksimal akan memperoleh hasil pertanian yang bebas dari residu kimia, dan menjadikan lahan pertanian terbebas dari ketergantungan penggunaan pupuk kimia.


Pengelolaan  limbah urine yang kurang baik akan menjadi masalah serius lingkungan peternakan tersebut. Selain menimbulkan bau tak sedap, keberadaan urine ternak bisa mengganggu kesehatan masyarakat. Limbah urine  juga merangsang lalat dan nyamuk untuk datang dan berkembang biak di tempat timbunan limbah tersebut, akibatnya dapat menimbulkan berbagai penyakit seperti disentri dan diare pada ternak itu sendiri, juga pada manusia yang berada di sekitar peternakan tersebut.

Urine merupakan salah satu limbah cair yang dapat ditemukan di tempat pemeliharaan hewan. Urine di bentuk di daerah ginjal setelah dieliminasi dari tubuh melalui saluran kencing (urineary) dan berasal dari metabolisme nitrogen dalam tubuh (urea, asam urat, dan keratin)serta 90 % urine terdiri dari air.Urine yang dihasilkan ternak dipengaruhi oleh makanan, aktivitas ternak, suhu eksternal, konsumsi air, musim dan lain sebagainya. Banyaknya feces dan urine yang dihasilkan adalah sebesar 10% dari berat ternak.

Agar urine hewan bisa dimanfaatkan sebagai pupuk dan penyubur tanah terlebih dahulu melalui proses fermentasi, fermentasi adalah reaksi dengan menggunakan biokatalis untuk mengubah bahan baku menjadi produk. Proses fermentasi dilakukan dalam media fermentasi yang disebut bioreaktor atau fermentor. Umpan yang masuk dalam fermentor disebut substrat. Substrat utama adalah sumber karbon yag diguankan oleh mikroorganisme untuk memberikan energi untuk pertumbuhan dan dan produksi produk akhir. Mikroorganisme juga membutuhkan nutrient lainnya. Fermentasi dengan menggunakan bakteri anaerobik dilakukan dengan tidak adanya udara. Mikroorgainsme ini mendapatkan oksigen dari bahan substrat yang memiliki ikatan kimia dengan oksigen.

Cara fermentasi Urine Hewan
alat yang perlu disiapkan adalah tong plastik atau wadah lainnya yang terbuat dari plastik (bukan logam) yang bisa ditutup rapat, bahan yang perlu disiapkan adalah urine itu sendiri, bakteri pengurai (probiotik) yang bisa anda dapatkan di toko-toko pertanian seperti em4, SOT, Rotan dan lain-lainnya, gula merah (gula kelapa atau gula aren).

bakteri pengurai dicampurkan dengan gulam merah yang telah didihkan dengan air (tunggu sampai dingin, karena ada beberapa bahteri yang mati jika pada suhu panas), masukkan ke dalam tong bersamaan dengan urine hewan, dosis tergantung jenis dan merk bakteri pengurai, secara umum 1 liter bakteri pengurai (probiotik) dengan 30 liter urine. Proses fermentasi membutuhkan waktu 2 minggu untuk mendapatkan hasil maksimal.

Dibawah ini Tabel kandungan unsur hara hewan


Selain hewan yang tercatum di atas urine dari kelinci perlu anda pertimbangkan karena urine kelinci mempunyai kandungan unsur hara makro rata-rata (N) 2,72% , (P) 1,1%, dan (K) 0,5% dan kandungan ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan urine hewan yang lain seperti Sapi, Kambing , Domba, Kuda dan babi

Senin, 25 November 2013

Jual Pupuk Organik BOKASHI



Untuk memenuhi permintaan akan pupuk organik BOKASHI yang semakin meningkat akhirnya kami memutuskan untuk membuat pupuk organik BOKASHI dalam jumlah besar, karena saat ini petani sudah mulai cerdas sehingga satu demi satu petani mulai meninggalkan pupuk kimia.

Adapun bahan Bokashi:
  1. Kotoran Kambing yang dihancurkan/dihaluskan
  2. Sekam Padi
  3. Embut Kayu Sengon
  4. Katul atau dedak padi
  5. Kapur Pertanian
  6. Dekompresor yang bermutu tinggi dengan kandungan azotobacter sp, azospirilim sp, streptomyces sp, pseudomonas sp, actiomyces, nitrosamonas sp, nitrobacter sp, tricoderma sp, micoriza, rhizobium, bacillus sp. kami juga menerima pesanan bagi mitra HCS dengan dekompresor Suplemen Cair Tanaman (SOT) yang sudah terbukti dan teruji kwalitas mutunya ditambah beberapa biang bakteri yang menguntungkan bagi tanaman
  7. Pembasmi hama dan penyakit produksi HCS yaitu PHEFOC, sehingga Bokashi yang dihasilkan sudah aman dari hama dan bakteri yang merugikan tanaman
Kami menggunakan dekompresor yang sangat bermutu sehingga pupuk bokashi ini mampu memperbaiki kerusakan lahan akibat residu kimia karena pemakaian pupuk kimia yang terus menerus, dalam bokashi kami terdapat bakteri dan zat aktif lainnya yang sangat menguntungkan lahan serta tanaman petani seperti: azotobacter sp, azospirilim sp, streptomyces sp, pseudomonas sp, actiomyces, nitrosamonas sp, nitrobacter sp, tricoderma sp, micoriza, rhizobium, bacillus sp.

Proses fermentasi dijaga dengan ketat, untuk menghasilkan kwalitas mutu yang tinggi, pupuk organik Bokashi produksi kami juga bisa anda tes dengan alat pengukur kesuburan tanah atau alat pengukur kandungan unsur hara. Jika anda membeli langsung ditempat kami anda bisa melakukan test sederhana tentang kandungan unsur hara yang terkandung di BOKASHI kami secara langsung. Atau pembelian partai besar atau reseller akan kami ikutsertakan alat pengukur kesuburan tanah dari kami.

Anda bisa menghubungi kami:

Nama : Kushaeri
Alamat : Tanggul Kulon - Tanggul - Jember - Jatim (Jl. Tanjung 30 Tanggul)
HP : 085334956555 (utama) 085257141555 (skunder)
Alamat sesuai dengan KTP... lihat KTP Klik DISINI

Tempat Produksi:
Dusun Kramat - Desa Randuagung - Kabupaten Lumajang - Jawa Timur
Perhitungan ongkos kirim dihitung dari tempat produksi

Harga : 37.500/sak
estimasi 1 sak = 50 kg
Pembelian BOKASHI tidak ditimbang karena kandungan air di BOKASHI semakin lama semakin berkurang sehingga berakibat pada bobotnya.
Istilah pembelian 1 kwintal = 2 sak ukuran 50kg dengan harga 75.000
istilah pembelian 1 ton = 20 sak ukuran 50kg dengan harga 750.000,-

Pemilihan Kotoran kambing karena mutu kotoran kambing jauh lebih bagus dari kotoran sapi, dan juga jika diaplikasikan di sawah kotoran kambing tidak mengandung bibit gulma seperti pada kotoran sapi yang banyak mengandung bibit gula yang sangat merugikan tanaman....

Disini juga tersedia:
Pupuk Cair Oraganik (mikroba culture)
Pestisida Organik (peptisida culture)
Pupuk Cair Vegetatif (NPK)
Pupuk Cair Generatif (NPK)
kami juga menyediakan feses/kotoran ayam dan kambing sebagai bahan dasar pembuatan bokashi dalam jumlah besar (untuk harga silahkan call/sms 085334956555)


Pengiriman keluar kota dikenakan ongkos kirim, untuk pembelian sampai dengan 80 sak bisa menggunakan armada Pick Up L300 dan pembelian sampai dengan 200 sak bisa menggunakan armada truck.
Anda juga bisa menyediakan armada sendiri....

Gambar dibawah adalah contoh jahe dalam sak dengan menggunakan pupuk bokhasi, anda bisa lihat langsung karena contoh ini satu lokasi dengan tempat produksi pupuk organik bokashi

Pembelian atau pemesanan bokashi tidak terbatas karena kami mampu membuat bokashi 20 ton per harinya, atau jika para mitra HCS ingin membeli bahan mentahnya bisa langsung sms/call no contack di atas

Uji laboratorium terbaru tahun 2015 bisa dilihat di bawah ini


Pengiriman ke ITS Urban Farming - Surabaya


http://taniternakorganik.blogspot.co.id/2013/11/jual-pupuk-organik-bokashi.html
Persiapan Pengiriman Pupuk Bokashi dan Pupuk Cair Ke Banyuwangi

http://taniternakorganik.blogspot.co.id/2013/11/jual-pupuk-organik-bokashi.html
Serah Terima Pupuk Pupuk Bokashi di Banyuwangi



http://taniternakorganik.blogspot.sg/2013/11/jual-pupuk-organik-bokashi.html



http://taniternakorganik.blogspot.sg/2013/11/jual-pupuk-organik-bokashi.html

Ngebut... Order 40 Ton dari Bangkabelitung


http://taniternakorganik.blogspot.com/2014/02/perawatan-dan-pengendalian-hama.html
Jahe dalam sak, yg didepan umur 1 bulan, belakang umur 2,5 bulan

http://taniternakorganik.blogspot.com/2014/02/perawatan-dan-pengendalian-hama.html
depan umur 1 bulan, belakang 2,5 bulan

http://taniternakorganik.blogspot.com/2014/02/perawatan-dan-pengendalian-hama.html
jahe dalam sak umur 2,5 bulan

http://taniternakorganik.blogspot.com/2014/02/perawatan-dan-pengendalian-hama.html
jahe dalam sak umur 3 bulan
http://taniternakorganik.blogspot.com
Divisi Pengiriman Bokashi
http://taniternakorganik.blogspot.sg/2013/11/jual-pupuk-organik-bokashi.html
Cabe dalam polybag dengan bokashi, umut 2 minggu
http://taniternakorganik.blogspot.sg/2013/11/jual-pupuk-organik-bokashi.html
Buah kedua, buah/bunga pertama dirempeli,
Cabe polybag cocok untuk tanam pada musim penghujan disaat
petani yang lain tidak tanam
Pengiriman rutin ke Jatibanteng - Besuki